Surabaya - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya terus mendorong penerapan inovasi yang mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempersiapkan uji coba penuh teknologi pirolisis di Kebun Raya Mangrove Surabaya, Rabu, 26 Agustus 2026, sebagai bagian dari strategi menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berorientasi pada konsep zero waste (nol sampah). Pirolisis merupakan teknologi pengolahan material melalui proses pemanasan pada kondisi minim atau tanpa oksigen, yang dalam konteks pengelolaan sampah menjadi salah satu alternatif pemanfaatan sampah plastik agar tidak semata-mata berakhir sebagai residu.
Persiapan uji coba dilakukan sejak tahap awal melalui pengumpulan sampah plastik yang akan digunakan sebagai bahan dalam proses pirolisis. Sampah yang terkumpul dipilah dan ditimbang setiap kali diterima, kemudian dicatat untuk memperoleh data jumlah bahan yang akan digunakan dalam pengujian.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan uji coba karena tidak hanya memastikan ketersediaan bahan, tetapi juga menghasilkan data awal yang dapat digunakan untuk mencatat dan mengevaluasi proses pemanfaatan sampah plastik melalui teknologi pirolisis.
Penerapan teknologi tersebut di Kebun Raya Mangrove Surabaya diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pengembangan kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat konservasi, edukasi, dan wisata, tetapi juga sebagai ruang penerapan serta pengujian inovasi lingkungan.
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi tim BRIDA Kota Surabaya bersama mahasiswa magang dari sejumlah kampus di Surabaya, mulai dari proses pengumpulan dan pencatatan sampah hingga dokumentasi kegiatan. Dokumentasi dilakukan sejak tahapan pemilahan dan penimbangan sebagai bagian dari pencatatan proses sekaligus bahan edukasi dan publikasi kepada masyarakat.
Melalui uji coba penuh pirolisis, BRIDA Kota Surabaya berupaya melihat penerapan teknologi secara langsung sekaligus memperoleh data yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan selanjutnya. Langkah ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan riset dan inovasi dalam menjawab persoalan lingkungan secara nyata.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat BRIDA Berkarya, Inovasi Berdampak, Surabaya Maju, dengan menghadirkan inovasi yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi diuji dan dikembangkan agar dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Kota Surabaya.